komunikasi politik


st1\:*{behavior:url(#ieooui) }
<!– /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:””; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} @page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; mso-header-margin:36.0pt; mso-footer-margin:36.0pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –>
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”;
mso-ansi-language:#0400;
mso-fareast-language:#0400;
mso-bidi-language:#0400;}

“KOMUNIKASI POLITIK”

Ada berbagai sebab munculnya komunitas politik. Memang secara akal sehat, diketahui bahwa manusia adalah makhluk sosial. “Kemanusiaan kita tumbuh karena kita hidup dalam lingkungan manusia-manusia lain. Khidupan antar-manusia yaitu begitu lumrah dalam pandangan kita, sehingga kita tidak menyadari, betapa besar pengaruh masyarakat pada kehidupan dan perilaku kita. Masyarakat sudah ada jauh sebelum kita lahir dan akan tetap lama lagi sesudah kita mati. Masyarakat memberikan makna, isi dan arah bagi kehidupan kita dan kita berbagai cara mempengaruhi bentuk masyarakat yang kita wariskan pada generasi sesudah kita.

Karena begitu besarnya peran masyarakat dalam kehidupan manusia, kita perlu mempelajari masyarakat terutama sifat-sifatnya dan alas an kelahirannya. Sekelompok besar orang disebut masyarakat apabila dipenuhi syarat-syarat di bawah ini. Pertama, mereka tinggal dalam wilayah geografis yang sama. Kedua, mereka bukan hanya tinggal di wilayah yang sama, tetapi juga saling berhubungan atau berinteraksi. Ketiga, mereka juga harus memiliki kebudayaan yang sama dan terikat pada kelompok yang sama. Jadi, masyarakat hanya dapat didefinisikan sebagai kelompok individu yang saling berinteraksi, yang tinggal dalam wilayah yang sama dan memilki kebudayaan yang sama.

Masyarakat manusia sangat berbeda dengan masyarakat binatang. pengorganisasian dan cirri-ciri setiap masyarakat tiak semata-mata berdasar pada naluri anggotanya. Pengorganisasian ciri-ciri itu diciptakan oleh manusia an dipelajari serta dirubah oleh generasi berikutnya.akibatnya, walaupun semua makhluk manusia adalah anggota dari jenis makhluk biologis yang sama, setiap masyarakat manusia berbeda.

Perbedaan-perbedaan antara satu masyarakat manusia dengan masyarakat manusia yang lain timbul antara lain akibat dari cara-cara mereka yang berada dalam mengorganisasikan kelompok individu-individu itu. Cara pengorganisasian masyarakat sebenarnya muncul dari kehendak untuk menghaapi tantangan yang dating dari lingkungan. Cara penanganan atas masalah-masalah yang muncul dari lingkungan ini berkaitan dengan kecakapan, lecerikan dan pengalaman anggota-anggota masyarakat. Jadi, dengan emikian kita bisa melihat perbedaan-perbedaan antar-masyarakat itu sebagai perwujudan dari tahap-tahap perkembangan yang berbeda.

Dalam setiap masyarakat pasti ada fungsi-fungsi yang harus ijalankan agar kehiupan masyarakat bisa berlangsung terus. Misalnya, fungsi mencari sumber-sumber penghidupan masyarakat atau sumber bahan makan. Fungsi ini berkaitan dengan fungsi lainnya yaitu pengerahan dan pengelolaan tenaga kerja dalam upaya pencarian sumber-sumber penghidupan itu. Selanjutnya, ini akan menyangkut pula fungsi pembagian hasil kerja. Mengingat bahwa manusia memiliki kepentingan yang saling bertentangan, maka dalam proses pembagian hasil kerja itu pasti terjadi perbedaan pendapat. Umumnya, masing-masing ingin memperoleh bagian lebih banyak dari yang lain. Juga pasti ada fungsi penjagaan keamanan agar hasil kerja itu tidak dirampok oleh orang atau kelompok masyarakat lain. Masing-masing fungsi itu harus dijalankan oleh lembaga-lembaga atau struktur-struktur tertentu. Dalam masyarakat harus ada struktur yang menangani masing-masing fungsi itu.

Satu masyarakat manusia dibedakan dari masyarakat manusia lain atas dasar pengorganisasiannya. Cara pengorganisasian yang lebih maju adalah pengorganisasian yang mengenal tingkat diferensiasi structural ddan spesialisasi fungsional yang lebih tinggi. Jadi, masyarakat berkembang dengan cara melakukan diferensiasi lembaga-lembaganya. Makin banyak jenis tantangan yang dihadapi mayarakat, makin banyak fungsi-fungsi baru yang harus dijalankannya, maka makin beraneka ragam pula struktur lembaga yang diciptakan untuk menangani fungsi-fungsi itu.

Mempelajari perkembangan masyarakat politk ini adalah diferensiasi structural yang berkaitan dengan penyelesaian konfilk. Umumnya ada 3 cara melembagakan proses pembagian atau alokasi masyarakat : (1). Secara adapt, yaitu kesepakatan bersama secara adapt turun-temurun bahwa misalnya orang-orang tertentu memperoleh bagian yang lebih banyak. (2). Secara tukar-menukar, yaitu transaksi yang terjadi dimana satu orang menyerahkan sesuatu yang bernilai untuk dipertukarkan dengan barang berharga lain. (3). Secara perintah, yaitu barang-barang berharga dibagi-bagikan menurut kemauan atau perintah seseorang.

Negara Dalam Masyarakat Tradisional

Menurut para ahli arkheologi dan sejarah, selama jutaan tahun sejak kemunculannya bumi, manusia tidak mengenal bumi. Kebutuhan akan adanya suatu pengorganisasian kehidupan kemasyarakatan oleh struktur khusus seperti Negara, baru timbul sesuah manusia menemukan teknik bercocok tanam, tinggal menetap disuatu tempat dan mulai mengembangkan pemukiman yang kenudian menjadi kota-kota pertama di dunia. Itu kira-kira pada tahun 7000 SM. Ketika orang masih menggantungkan kehidupannya dan mengumpulkan makanan dari hutan, ukuran pengelompokan manusia itu masih kecil. Namun ketika peningkatan jumlah penduduk tidak sepadan dengan kemampuan alam untuk mendukungnya. Pada saat itu timbullah masalah pembagian atau disrtibusi sumber-sumber nafkah.

dalam kelompok itu garis keturunanan umur merupakan factor penting dalam hubungan antar warga. Timbullah satu garis keturunan memeperoleh prestiese yang paling tinggi dan pemimpin garis keturunan itu menjadi ketua kelompok atau ketua suku. Ketika ini terjadi, terbentuklah kerangka dasar pertama bagi kehidupan politik, yaitu munculnya suatu pemerintahan yang terdiri dari seorang kepala pemerintahan, yang bertanggung jawab pada dewan yang anggota-anggotanya mewakili bagian-bagian dari masyarakat, yaitu kelompok-kelompok garis keturunan itu.

David Apter mendefinisikan pemerintah sebagai “sekelompok individu yang menjalankan wewenang yang sah dan yang membuat dan menerapkan keputusan-keputusan demi terlindungi dan membantu masyarakat menyesuaikan diri dengan lingkungannya”. Jadi, pemerintah tidak hanya melindungi masyarakat, tetapi juga mengatur.

Pengenddalian oleh pemerintah atas anggota masyarakat itu dilakukan dengan lebih banyak mengandalkan aturan adat dan keagamaan. Dalam wewenang berdasar keabsahan tradisional, pengaturan berdasarkan pada adat yang turun-temurun. Sosiologi politik memandang perkembangan masyarakat sebagai proses diferensiasi kelembagaan. Masyarakat berkembang dengan cara membentuk struktur-struktur baru untuk memenuhi kebutuhan akan fungsi-fungsi baru.

Munculnya Negara Modern

Munculnya Negara modern berawal dari upaya perombakan sistem feudal bermula dari munculnya raja-raja yang berambisi sentralisasi kekuasaan. Modernisasi tatacara pengorganisasian kehiupan politik itu sebenarnya meliputi tiga dimensi, yaitu : pembinaan bangsa, adalah penciptaan identitas yang sama dikalangan penduduk yang mendukung komunitas politik itu.

Pembinaan Negara, adalah pembinaan lembaga-lembaga politik dan pemerintahan.Diferensiasi kelembagaan adalah salah satu segi penting dalam proses pembinaan negara. Yaitu bagaimana struktur baru diciptakan untuk memenuhi kebutuhan akan fungsi baru. Segi penting lain adalah pembinaan proses pemerintahan dan politik. Ini menyangkut proses pembuatan dan penerapan keputusan pemerintahan; proses menghibungkan pemerintah dengan yang diperintah sehingga pemerintah mengetahui apa yang dinginkan oleh warga masyarakatnya dan warga itu bisa mengajukan tuntutan ke pemerintah, proses mempertahankan dan meningkatkan kehiupan Negara-bangsa itu.

Pembangunan Ekonomi, adalah upaya modernisasi dalam pembaharuan dalam proses produksi. Untuk bisa mempertahankan dan meningkatkan mutu keberadaannya, satu Negara modern harus selalu meningkatkan kemampuannya dalam menghasilkan barang dan jasa sehingga bisa memenuhi kebutuhan masyarakatnya.

Peran penting dalam upaya modernisasi kehidupan kenegaraan adalah diferensiasi kelembagaan yang menghasilkan suatu lembaga yang disebut birokrasi.banyak faktor yang bisa menyebabkan peningkatan jumlah anggota birokrasi, tetapi yang paling penting adalah munculnya apa yang disebut Negara-positif, yaitu Negara yang melibatkan diri dalam berbagai bidang kegiatan masyarakatnya.

Alasan selanjutnya dari munculnya bisrokrasi modern adalah kemampuan utnuk menyelesaikan masalah. Menurut Weber, memperbandingkan mekanisme birokrasii yang sudah berkembang dengan organisasi-organisasi lain sama dengan memperbandingkan cara produksi barang memakai mesin dengan produksi barang tanpa

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s